Rihlah dan Pelantikan Pengurus OPPAZ 2019




Tahun 2018 Pondok Pesantren Al-Zatami terus melakukan pembenahan diri dalam berbagai aspek, diantaranya adalah pembenahan kualitas dan sinergitas SDM Santri Pondok Pesantren Al-Zatami. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka sejak Januari 2018 Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zatami terus melakukan beberapa agenda kegiatan. Agenda pertama adalah melakukan konsolidasi dengan para santri yaitu dengan melakukan pembenahan jadwal, jenis kitab, dan program kegiatan yang akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Zatami.
Agenda kedua adalah melakukan restrukturisasi di Pondok Pesantren Al-Zatami. Agenda ini dilakukan di penghujung Tahun 2018. Agenda tersebut diawali adanya pembekalan materi tentang leadership yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zatami, Dr. A. Saepudin, M.Ag. yang diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2018. Setelah seluruh santri menerima pembekalan, kemudian ditindaklanjuti agenda Musyawarah Besar Al-Zatami (MUSBAL) yang diselenggarakan pada tanggal 22-23 Desember 2018, yaitu Pemilihan Pengurus Pondok Pesantren Al-Zatami Periode 2019-2020 yang menghasilkan mupakat untuk memilih kembali Saudara Muhammad Farid Hamzah sebagai Rois Pondok Pesantren Al-Zatami terpilih Periode 2019-2020.
Agenda ketiga adalah membangun sinergitas para santri. Jenis dan model kegiatan yang diselenggarakan adalah rihlah dan pelantikan pengurus terpilih periode 2019-2020. Agenda ini bertujuan agar para santri dapat menjalin kerja sama, memiliki empati/kepedulian serta menumbuhkembangkan rasa kedisiplinan dan kekompakan diantara mereka. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 31 Desember 2018 - 1 Januari 2019 bertempat di objek wisata Tangga Seribu Gunung Manglayang Bandung-Jawa Barat dengan mengusung tema “Revitalisasi peran santri untuk mewujudkan pemimpin masa depan yang visioner”.

Baca selengkapnya

Idul Adha 1439 H Dihadiri Oleh Mantan Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal (Purn.) Try Sutrisno

Foto : Dr. KH. A. Saepudin, M.Ag Pimpinan Ponpes Al-Zatami (kiri) bersama Jenderal (Purn.) Try Sutrisno Mantan Wakil Presiden RI ke-6 (kanan) berfoto bersama seusai musafahah.

Bandung – Pelaksanaan salat Idul Adha di Mesjid Babul Haqq SMA Terpadu Krida Nusantara Cibiru, Bandung (Rabu, 22 Agustus 2018). Khutbah yang disampaikan oleh pimpinan pesantren Al-Zatami dihadapan ratusan siswa/taruna Krida Nusantara berjalan hidmat. Rangkaian salat Idul Adha ini dihadiri juga oleh Jenderal (Purn.) Try Sutrisno beserta istri selaku Ketua Yayasan Krida Nusantara.
Dalam khutbahnya, pak kiyai menyampaikan bahwa pada saat Idul Adha terdapat dua momen penting. Momen pertama adalah pelaksanaan ibadah haji. Ibadah haji adalah saat yang paling baik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Kunci ibadah haji adalah Arafah. Arafah adalah miniatur dari mahsyar yaitu tempat berkumpulnya jutaan manusia untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal. Modal utama ibadah haji adalah taqwa, karena hanya ketaqwaan yang dapat menyelamatkan manusia kelak di yaumil hisab.
Momen kedua adalah pelaksanaan ibadah qurban. Peristiwa qurban ini telah dicontohkan oleh nabi Ibrahim AS., bahkan jauh sebelum itu telah dilakukan oleh Qabil dan Habil putra Adam AS. Allah berfirman dalam al-Quran surat al-Maidah ayat 27 “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “aku pasti membunuhmu!”. Habil berkata: ”Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.“ Tradisi kurban ini berlangsung terus-menerus sampai kepada umat Muhammad SAW. Bahkan kakek nabi Abdul Mutalib mengorbankan anaknya Abdullah dan diganti dengan 300 ekor unta.
Hakikat ibadah kurban sejatinya adalah: Pertama, perintah untuk mengikuti syariat nabi Ibrahim as. sebagai bapak para nabi dan rasul. Nabi Ibrahim as. diuji oleh Allah untuk menyembelih putranya yaitu Ismail yang akhirnya diganti dengan seekor kibas. Kedua, perintah untuk mencontoh dan meneladani keluhuran pribadi keluarga Ibrahim as. Ketiga, perintah untuk berbagi kepada sesama manusia lainnya. 
Setelah khutbah selesai, kemudian dilanjutkan dengan acara bermusafahah.



foto bersama dengan beberapa santri ponpes Al-Zatami



Author : Luthfi Anwar Mahbubi
Baca selengkapnya

Profil Pondok Pesantren



·           IDENTITAS PONDOK PESANTREN
1.    Nama Ponpes                : Pondok Pesantren Al-Zatami
2.    Nama Yayasan              : Yayasan Al-Zatami Cileunyi Bandung
3.    Alamat                        : Kp. Jadaria rt. 002 rw. 005 Desa Cibiru wetan Kec.  Cileunyi Kab. Bandung, Jawa Barat, Indonesia. (40625)
4.    Nomor Telepon/Hp : 081283983584
5.    Tahun Berdiri           : 2014
6.    Akta Notaris              : SK. Notaris Dendi Stefandi, SH., M.Kn. No : 3002 Tgl. 31-10-2015. SK Kemenkum HAM No. : AHU-0022036.AH.01.04. Tahun 2015
7.    Ketua Yayasan        : Dr. A. Saepudin, M.Ag
8.    Ketua Ponpes          : Dr. A. Saepudin, M.Ag
9.    Jumlah Santri           : 15 orang

·         VISI & MISI PONDOK PESANTREN AL-ZATAMI :
VISI : Terciptanya generasi yang beriman, berilmu, dan santun dalam berperilaku
MISI :
1.    Mewujudkan generasi islami sesuai tuntutan Illahi
2.    Menguasai ilmu dan teknologi
3.    Berperilaku dengan budi pekerti yang luhur



·          PENGASUH/PIMPINAN PONDOK PESANTREN AL-ZATAMI
  
  Dr. A. Saepudin, M.Ag., Ahli di bidang Hukum Islam, Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Bandung, Dosen FISIP UIN SGD Bandung, Pengurus Wilayah LDNU Provinsi Jawa Barat dan Pengasuh/Pimpinan Ponpes Al-Zatami Jadaria Cibiru Wetan Bandung.


·          STRUKTUR ORGANISASI PONDOK PESANTREN AL-ZATAMI

Pelindung / Penanggung Jawab : Dr. A. Saepudin, M.Ag
    Rois                             : Muhammad Parid
Sekretaris                                     : Muhammad Supriyo 
Bendahara                                    Habib Akbar Al-Afdolah
Koordinator Pendidikan                : 1. Agni Firdaus
                                                        2. Hari Fauzi
Koordinator Kebersihan                Imam Herdian
Koordinator Keamanan                 : Didi Dia Ulhaqi
Koordinator Konsumsi/pangan     R. Harun Arrasyid
Koordinator Keolahragaan            1. Luthfi Anwar Mahbubi
                                                        2. Ikbalul Anwar
Koordinator Kesehatan             Dede Sukandar

Baca selengkapnya

Kitab-kitab Kajian Ponpes Al-Zatami

Source : http://www.nu.or.id/o-client/nu_or_id/pictures/post/big/1421886095.jpg

·         Nahwu-Sharaf
1.      Al-Jurumiyah
2.      Al-Asmawi
3.      Al-Kafrawi
4.      Al-Imrithi
5.      Qowaid al-Lughah
6.      Jami’ al-Durus
7.      Alfiah Ibn Malik
8.      Mughni Labib
9.      Al-Mutamimah
·         Aqidah/Tauhid
1.      Tijan al-Daruri
2.      Nur al-Dzalam
3.      Al-Sanusiyah
4.      Jauhar al-Tauhid
5.      Tuhfat al-Murid
6.      Hasyiah al-Dasuki
7.      Fath al-Majid
8.      Majmu al-Tauhid
·         Fiqih
1.      Fath al-Qorib
2.      Fath al-Muin
3.      Kifayat al-Ahyar
4.      Al-Bajuri
5.      Fath al-Wahhab
6.      Al-Iqna
7.      I’anat al-Thalibin
8.      Al-Muhadzab
·         Ushul Fiqh
1.      Mabadi al-Awaliyah
2.      Al-Sulam
3.      Al-Bayan
4.      Ushul Fiqh Abdul Wahab Khalaf
5.      Ushul Fiqh Abu Zahrah
6.      Jam’u al-Jawami
7.      Al-Muwafaqat
·         Tafsir
1.      Al-Jalalain
2.      Al-Munir
3.      Al-Showi
4.      Shafwah al-Tafasir
5.      Ibnu Katsir
6.      Al-Maraghi
7.      Al-Wajiz
8.      Tanwir al-Miqbas
·         Hadits
1.      Shahih Bukhari
2.      Shahih Muslim
3.      Sunan Abu Dawud
4.      Sunan al-Tirmidzi
5.      Sunan al-Nasai
6.      Sunan Ibn Majah
7.      Mukhtarul al-Khadits
8.      Riyadh al-Shalihin
9.      Al-Adzkar
·         Ulumul Quran-Hadits
1.      Al-Baiquniyah
2.      Ushul al-Hadits
3.      Mabahis Fi Ulum al-Qur’an
4.      Al-Tibyan Fi Ulum al-Quran
5.      Al-Itqan Fi Ulum al-Quran
6.      Ushul al-Tafsir
·         Tasawuf
1.      Risalah al-Muawanah
2.      Nashaih al-Diniyah
3.      Al-Risalah al-Qusyairiyah
4.      Kifayat al-Atqiya
5.      Tanwir al-Qulub
6.      Ilya Ulum al-Din
7.      Nashaih al-Ibad
Baca selengkapnya